Thursday, March 13, 2008

Renungan hari ini

E-mail dari seorang sobat yang mampu membukakan mata hati. Semoga. Amin

Pohon yang Kehilangan Rohnya....


Saya ingin bercerita tentang salah satu kebiasaan yang ditemui pada penduduk yang tinggal di sekitar kepulauan Solomon, yang letaknya di Pasifik Selatan.

Nah, penduduk primitif yang tinggal di sana punya sebuah kebiasaan yang menarik yakni meneriaki pohon. Untuk apa? Kebisaan ini ternyata mereka lakukan apabila terdapat pohon dengan akar-akar yang sangat kuat dan sulit untuk dipotong dengan kampak.

Inilah yang mereka lakukan, jadi tujuannya agar pohon itu mati. Caranya adalah, beberapa penduduk yang lebih kuat dan berani akan memanjat hingga ke atas pohon itu.

Lalu, ketika sampai di atas pohon itu bersama dengan penduduk yang ada di bawah pohon, mereka akan berteriak sekuat-kuatnya kepada pohon itu. Mereka lakukan teriakan berjam-jam, selama kurang lebih empat puluh hari.

Dan, apa yang terjadi sungguh menakjubkan. Pohon yang diteriaki itu perlahan-lahan daunnya akan mulai mengering. Setelah itu dahan-dahannya juga akan mulai rontok dan perlahan-lahan pohon itu akan mati dan mudah ditumbangkan.

Kalau kita perhatikan apa yang dilakukan oleh penduduk primitif ini sungguhlah aneh. Namun kita bisa belajar satu hal dari mereka. Mereka telah membuktikan bahwa teriakan-teriakan yang dilakukan terhadap mahkluk hidup tertentu seperti pohon akan menyebabkan benda tersebut kehilangan rohnya.

Akibatnya, dalam waktu panjang, makhluk hidup itu akan mati. Nah, sekarang, apakah yang bisa kita pelajari dari kebiasaan penduduk primitif di kepulauan Solomon ini? O, sangat berharga sekali! Yang jelas, ingatlah baik-baik bahwa setiap kali Anda berteriak kepada mahkluk hidup tertentu maka berarti Anda sedang mematikan rohnya.

Pernahkah Anda berteriak pada anak Anda ?
Ayo cepat !
Dasar lelet!
Bego banget sih!
Hitungan mudah begitu aja nggak bisa dikerjakan?
Ayo, jangan main-main disini!
Berisik !

Atau, mungkin Anda pun berteriak balik kepada pasangan hidup Anda karena Anda merasa sakit hati?
Cuih! Saya nyesal kawin dengan orang seperti kamu tahu nggak!
Iii! Bodoh banget jadi laki nggak bisa apa-apa !
Aduh. Perempuan kampungan banget sih !?

Atau, bisa seorang guru berteriak pada anak didiknya?
E, tolol. Soal mudah begitu aja nggak bisa. Kapan kamu mulai akan jadi pinter?

Atau seorang atasan berteriak pada bawahannya saat merasa kesal?
E tahu nggak ? Karyawan kayak kamu tuh kalo pergi aku kagak bakal nyesel. Ada
Sial! Kerja gini nggak becus? Ngapain gue gaji elu?

Ingatlah! Setiap kali Anda berteriak pada seseorang karena merasa jengkel, marah, terhina, terluka ingatlah dengan apa yang diajarkan oleh penduduk kepulauan Solomon ini. Mereka mengajari kita bahwa setiap kali kita mulai berteriak, kita mulai mematikan roh pada orang yang kita cintai.

Kita juga mematikan roh yang mempertautkan hubungan kita. Teriakan-teriakan, yang kita keluarkan karena emosi-emosi kita perlahan-lahan, pada akhirnya akan membunuh roh yang telah melekatkan hubungan kita. Jadi, ketika masih ada kesempatan untuk berbicara baik-baik, cobalah untukmendiskusikan mengenai apa yang Anda harapkan.

Coba kita perhatikan dalam kehidupan kita sehari-hari. Teriakan, hanya kita berikan tatkala kita bicara dengan orang yang jauh jaraknya, bukan?
Nah, tahukah Anda mengapa orang yang marah dan emosional, mengunakan teriakan-teriakan padahal jarak mereka hanya beberapa belas centimeter.

Mudah menjelaskannya. Pada realitanya, meskipun secara fisik mereka dekat tapi sebenarnya hati mereka begitu jauh. Itulah sebabnya mereka harus saling berteriak! Selain itu, dengan berteriak, tanpa sadar mereka pun mulai berusaha melukai serta mematikan roh orang yang dimarahi hanya karena perasaan-perasaan dendam,benci atau kemarahan yang dimiliki.

Kita berteriak karena kita ingin melukai, kita ingin membalas. Jadi mulai sekarang ingatlah selalu. Jika kita tetap ingin roh pada orang yang kita sayangi tetap tumbuh, berkembang dan tidak mati, janganlah menggunakan teriakan-teriakan. Tapi, sebaliknya apabila Anda ingin segera membunuh roh orang lain ataupun roh hubungan Anda, selalulah berteriak. Hanya ada 2 kemungkinan balasan yang Anda akan terima. Anda akan semakin dijauhi. Ataupun Anda akan mendapatkan teriakan balik, sebagai balasannya.

Saatnya sekarang, kita coba ciptakan kehidupan yang damai, tanpa harus berteriak-teriak untuk mencapai tujuan kita.
banyak yang bisa gantiin kamu!

Thanx to Mas Setyo tuk inspirasinya

Tuesday, March 11, 2008

Masa Lalu

Akhir2 ini sering keingetan masa lalu. Yang buruk2. Hiks...

Ni gara2 baca blog-nya temen2 (ga bermaksud nyalahin orang laen lho) 'bout patah hati.
Waktu umur dah hampir limid (target nikah maksimal umur 25 taon) eh sang Pangeran malah pergi meninggalkanku...hiks. Dengan alesan beda prinsip, da cewe laen di sudut hatinya, n melupakan impian2 yang sempat terajut (dasar cowo). Betapa pedihnya, yu tau la yaw rasanya gmn. Hancurlah hatiku, jadi males ngelirik Pangeran2 laen yang bersliweran di jalan2 hidupku. Diriku diam bagaikan malam (J-Rock -Tersesal-). Terkadang impian tetap abadi sebagai impian.

Bila ku hanya sesaat bagimu
Jangan biar ku terlanjur menyayangimu
Bila ku tak mampu pergi darimu
Karna kau yang buat aq mencintaimu
(Nadia Vega ft. Aldiansyah -Cinta Sesaat-)

Hari-hari berlalu dengan pilu...ohh. Menanti Pangeran berkuda putih datang.
Masih berasa pedihnya kalo inget. Saran sobat2 mampu menyejukkan hati. Itulah gunanya sobat.
Ngapain juga mempertahankan orang yang jelas2 ga mau hidup ma qta, ya tho. Yang kucari kan pasangan hidup dunia akhirat. Husnudzon aja ma Allah. Allah punya yang terbaik tuk aq. Rencana Allah Maha Sempurna.

Pangeranku...akhirnya datang juga (nyontek nama acara TV). Pangeranku datang menawarkan kebahagiaan dunia akhirat dengan segala kesederhanaannya. Saat umurku di batas limid target. Walowpun tidak berkuda putih. Tapi Pangeranku adalah salah satu anugrah-Nya, agar aq tidak terbang dengan satu sayap, agar aq dapat terbang dengan sempurna. Alhamdulillah. Betapa Allah Maha Penyayang. Yang mempercayai n mengaruniakan makhluk indahnya tuk berjalan bersamaku.

Ah itu kan masa lalu.
Masa lalu itu berharga tapi tidak cukup berharga untuk memburamkan masa depan. Setujuuuuhhh???!!!

Monday, March 10, 2008

Aqiqah Kafin

Kemaren nich, tepatnya Minggu 09-03-2008 hari-Hnya Kafin diaqiqah. Alhamdulillah, acara aqiqahnya sukses, lega udah melaksanakan salah satu ibadah. Sekarang baru berasa pegel2 tapi leganya tiada tara. Acaranya sich sekaligus dari pagi sampe malem. Aqiqah jam 10.00 ngundang ibu2 pengujian+kosidahan, siang arisan keluarga dari Ibu, sore tamunya sodara2 dari Bapak, n malem arisan KM 8. Cape' tapi seneng.

Untuk
jasa aqiqah qta percayakan ke Amanah Aqiqah. Awalnya, aq survei ke berbagai jasa aqiqah sampe akhirnya nyari via mesin pencari, nah mampirlah dakuw ke www.amanahaqiqah.com. Merasa tertarik & terpercaya, qta skeluwarga sepakat tuk pake jasa itu. Alhamdulillah, tidak mengecewakan dan memuaskan. Acaranya pun sukses n meriah karena dimeriahkan oleh artis2 ibukota.

Foto-foto laennya nyusul dech. Postingannya gini dulu aja lah, lagi ga da ide. Masih cape
















Thursday, March 6, 2008

Sok nonton 7 Clowns ln The White Raincoat

Sebenernya ini cerita Sabtu lalu (01/03/2008-red), makanya cepet2 diangetin biar ga basi...sayur kaleee.

Di Sabtu yang cerah nan elok, qta skeluwarga (kluwarga kecil bahagia) yaitu aq, suami, & si baby Kafin refresing bersama nonton TV (praktis n murah meriah). Qta sich jarang bgt nonton TV, tu pun harus yang mendidik...secara suami emang seorang pendidik atow Pahlawan tanpa tanda jasa, selaen itu mblajarin anak2 biar ga TV addict.

Iseng-iseng qta cari2 acara yang menarik, acara itu jatuh pada komedi jail2an eropa poenya (kayaknya sich..coz gua kagak ngarti bahasanya Bang, yang pasti bukan bahasa inggris) nama acaranya Seven Clowns ln The White Raincoat. Tuh acara ga ngedidik ya, tapi lumayan lah daripada lumanyun.

Seperti biasa, acara model bgitu bersuara latar orang ktawa. lya toh. Nah...si Kafin (udah bisa ktawa lho) tuh dengan sok taunya ikut ktawa2 girang tapi sambil natap teruz ke TV, kaya beneran nonton TV, ga tau denk beneran/bo'ongan (beda tipis). Heran deh, sok ngarti banged dah pokoknya. Aq n suami tercintah mah jadi ktawa karena liat Kafin bgitu girangnya, bukan konsen ke acaranya. Qta coba pindah ke channel laen atow pas iklan -yang notabene ga da acara/suara orang ktawa- eh Kafinnya anteng aza tuch, ga ktawa sama sekali. So...selama acara berlangsung, Kafin ktawa-tawa trz, apa ga pegel ya.

Menurut qta neeh, kemungkinan besar Kafin ktawa karena denger suara tawa. Atow kemungkinan kecilnya tertarik ngliat 7 orang bermantel putih2 keliling2, atow jangan2 Kafin emang beneran ngerti. Ah sudahlah, biarlah misteri ini tetap sebagai misteri. Misteri yang hanya
Allah, Kafin dan para bayi yang tau. Jangan2 Kafin n para bayi juga ga tau (sok tau ya aq). Kebanyakan jangan-jangannya, spekulasi aja sich bisanya.

Duuh...kamu lucu banged sih Nak. Bunda n Ayah sayaaaaank banged ma Kafin. Muaaaaaach
Jadi kangen n pengen pulang cepet, jadi ra krasan nenk kantor.


Monday, March 3, 2008

Jutek banget

Bgitu sampe kantor, aq langsung ke Bank BNI & Mandiri tuk ngeprint buku tabungan. Ngantriiii bgt, tanggal muda kali ye. Trz, dari Bank mampir dulu ke warung makan, nach disinilah awal mula perkara terjadi...ga perkara-perkara banget sich (hiperbola dech).

Masuk & pesen jus buat dibungkus, trz duduk nunggu pesanan. Baru aja duduk (masih itungan detik), cewe ABG yang duduk di depanku tau2 buka suara, ga pake ambil nafas dulu. Dia bilang gini (dgn nada jutek bgt & agak keras khas ABG) "Biasa aja donk, ngeliatnya jutek bgt!", lha otomatis sensorku kasih sinyal tuk segera nengok ke arah suara, ngomong ma sapa tuch. Tapinya nich...si gadis tanpa expresi gitu. Ya trz aq cuek aja donk, berfikir mungkin dia lagi BT.

Nunggu jusnya lumayan lama sampe lama-lama aq berfikir yang engga-engga. Introspeksi, ku-inget2, ku-timbang2, jangan2 dakuw yang dimaksud. Apa salah dan dosaku ya. Secara....yang ada di TKP cuma aq, dia, & Bu Penjual (yang saat itu gi ngracik sayuran). Bukannya "ah..itu kan cuma perasaan Dek Endah saja", tapi ga enak aja kalo misal ada orang yang suudzhon ke q-ta. Bener ga Pak Ustadz!!!

Anggep aq yang dimaksud nich. Kronologisnya kira2 bgini; aq masuk & pesen jus sambil nglirik ksana kmari, yang jelas ke arah makanan lah. Nach...ada sesuatu yang menarik hatiku n terbitlah liyurku (ih...jijik), itu adalah jeruk2 berwarna sangat oranye, pisang2 menggoda n aneka gorengan. Sapa juga yang ga ngiler. Pasalnya, tu makanan ada di hamparan meja depan si ABG. Mungkin ya mungkin...lirikan mataku disalah-artikan. Aq bukan nglirik jutek ke dia tapi ya ke makanan2 tersebut di atas tunai...syah?

Bgicu ceritanya. Ah sudahlah biarin aja, cuma perasaanku saja kalee. Kalo misal Adek tersinggung...ya maap